Tampilkan postingan dengan label Pojok Ketawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pojok Ketawa. Tampilkan semua postingan
29 Januari 2012
20 November 2011
REBUTAN NASI GORENG ALA TEOLOGIA
Suami (merengek) : "Minta dong ma!"
Istri : "Ada tertulis...jangan mengingini milik orang lain"
Suami : "Ada tertulis juga...berilah maka kamu akan diberi"
Istri : "Hai pemalas pergilah kepada semut dan contohlah lakunya"
Suami : "Ada tertulis kasihanilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri"
Akhirnya sang istri tidak tega, dan menyerahkan nasi goreng kepada suaminya
Istri : "Nih...pergilah dan jangan berbuat dosa lagi"
09 November 2009
MENENTUKAN IBU BAYI ALA SALOMO
Dua orang ibu sedang memperebutkan seorang bayi. Mereka mengaku sebagai ibu yang sah dari bayi tersebut. Hakim seorang "Kristen" yang taat mempunyai ide seperti Raja Salomo, "Supaya adil bayi ini akan saya bagi dua!"
Ibu yang pertama mengatakan, "Jangan Bapak Hakim yang mulia, berikan saja pada dia!" Dalam waktu yang bersamaan ibu yang lain juga meneriakkan hal yang sama. Rupanya ke dua ibu ini juga orang "Kristen" yang mengenal kisah Salomo. Jadi sekarang hakim menjadi bingung tujuh keliling!!!!
Sidang ditunda sampai minggu depan. Seminggu kemudian, pak Hakim hanya memerlukan waktu beberapa menit untuk menyelesaikan masalah ini, hanya dengan 5 kalimat, "Mari kita lakukan tes DNA!"
Sumber : http://ketawa.com/humor-lucu/cat/15/cerita_alkitabingah.html
Ibu yang pertama mengatakan, "Jangan Bapak Hakim yang mulia, berikan saja pada dia!" Dalam waktu yang bersamaan ibu yang lain juga meneriakkan hal yang sama. Rupanya ke dua ibu ini juga orang "Kristen" yang mengenal kisah Salomo. Jadi sekarang hakim menjadi bingung tujuh keliling!!!!
Sidang ditunda sampai minggu depan. Seminggu kemudian, pak Hakim hanya memerlukan waktu beberapa menit untuk menyelesaikan masalah ini, hanya dengan 5 kalimat, "Mari kita lakukan tes DNA!"
Sumber : http://ketawa.com/humor-lucu/cat/15/cerita_alkitabingah.html
07 April 2009
SOK TUA
Cerita ini tentang tiga anak kecil (belum sekolah) asyik mengobrol di bus kota. Ternyata mereka lagi bangga-banggaan bisa dipanggil dengan sebutan yang lebih tua.
Lukas : "Eh, gue pernah dipanggil 'Mas' loh"!
Ryan : "Wahh, hebat! Kapan tuh?"
Lukas : "Waktu ada tamu di rumah, dia nanya : 'Maaf, Mas, bisa bertemu Bu Slamet?'"
Si Lukas bangga sekali bisa dipanggil dengan sebutan 'Mas'. Gak lama kemudian si Ryan juga bercerita.
Ryan : "Ahh, itu gue juga pernah. Waktu itu gue dipanggil 'Pak' sama orang."
Candra : "Wah, lebih hebat nih. Kapan tuh?"
Ryan : "Waktu itu gue lagi di pinggir jalan, trus ada orang nanya : 'Pak, tahu alamat ini nggak?'"
Bus terus melaju, si Candra mikir abis2an. Dia bingung soalnya dia belum pernah dipanggil lebih tua. Gak lama kemudian dia ngomong.
Candra : "Yahh!!! Baru gitu dah bangga, gue ini lo bayangin, pernah dipanggil 'Kekek'".
Lukas + Ryan : "Gila... dipanggil 'Kakek'? Kapan tuh?"
Candra : "Yah, waktu di bus juga sih. Gue kan lagi duduk, terus ada orang naik mau duduk juga. Dia bilang sama gue : 'Geseran dikit, 'kek'!
Lukas : "Eh, gue pernah dipanggil 'Mas' loh"!
Ryan : "Wahh, hebat! Kapan tuh?"
Lukas : "Waktu ada tamu di rumah, dia nanya : 'Maaf, Mas, bisa bertemu Bu Slamet?'"
Si Lukas bangga sekali bisa dipanggil dengan sebutan 'Mas'. Gak lama kemudian si Ryan juga bercerita.
Ryan : "Ahh, itu gue juga pernah. Waktu itu gue dipanggil 'Pak' sama orang."
Candra : "Wah, lebih hebat nih. Kapan tuh?"
Ryan : "Waktu itu gue lagi di pinggir jalan, trus ada orang nanya : 'Pak, tahu alamat ini nggak?'"
Bus terus melaju, si Candra mikir abis2an. Dia bingung soalnya dia belum pernah dipanggil lebih tua. Gak lama kemudian dia ngomong.
Candra : "Yahh!!! Baru gitu dah bangga, gue ini lo bayangin, pernah dipanggil 'Kekek'".
Lukas + Ryan : "Gila... dipanggil 'Kakek'? Kapan tuh?"
Candra : "Yah, waktu di bus juga sih. Gue kan lagi duduk, terus ada orang naik mau duduk juga. Dia bilang sama gue : 'Geseran dikit, 'kek'!
Langganan:
Postingan (Atom)
